Thursday, July 30, 2009

Linux Media Center


Menggunakan Linux sebagai PC Media Center

Jika Anda pengguna Windows atau Mac, pasti sudah cukup akrab dengan Windows Media Center atau Front Row yang mempunyai kemampuan untuk mengubah komputer menjadi suatu Media Center. Pengguna Linux biasanya tidak seberuntung ini karena kebanyakan distro Linux tidak disertai dengan pre-install media center software.

Sekalipun demikian, bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan Linux sebagai media center. Ada sangat banyak software yang bisa membuat PC Linux Anda berfungsi sebagai media center. Berikut adalah beberapa daftar software media center di Linux.

1. MythTV


MythTV bisa mengubah komputer Anda menjadi sebuah PVR (Personal Video Recor

der), multimedia home entertainment atau bahkan menjadi komputer Home Theater . MythTV bisa ditemukan di DVD Repository 3D OS dan bisa diinstal dengan mudah melalui Synaptic (detail penggunaan Synaptic bisa dilihat di Buku 3D OS).



2. XBMC








Sejauh ini XBMC merupakan salah satu software media center terbaik yang layak untuk dipergunakan. Awalnya XBMC dibuatuntuk Xbox, yang kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem termasuk Linux, OSX dan juga Windows. Dengan XBMC, Anda tidak hanya bisa menikmati audio/video/gambar yang ada di komputer lokal, tetapi Anda juga menikmatinya langsung dari Web, jaringan komputer, atau bahkan perangkat uPnP.

3. Entertainer








Software media center Entertainer dibuat untuk lingkungan Gnome dan XFCE. Entertainer selain untuk memainkan audio, video, gambar, juga memiliki fitur RSS feeds dan informasi cuaca. Kemampuan lain Entertainer adalah mendownload metadata (seperti cover dan informasi film) dari internet dan membuatnya mudah untuk dikelola.

4. Elisa









Elisa tersediadi Linux dan Windows (segera hadir di Mac). Tampilannya sederhana hanya dengan 5 icon yang memungkinkan Anda untuk memilih fitur Picture, Video, Audio, Settings dan Plugins. Elisa memiliki integrasi yang erat dengan internet dan memungkinkan Anda untuk melihat video YouTube, mendengarkan dari Shoutcast, melihat photo dari Flickr dan layanan popular internet lainnya. Program Elisa juga bisa Anda temukan di DVD repository 3D OS.

5. Freevo










Freevo selain berfungsi sebagaimedia center juga sekaligus sebagai media manager yang memungkinkan Anda untuk mengelola dan mengakses semua file multimedia dari satu tempat. Freevo juga disertai dengan sejumlah plugins, seperti game plugin untuk memainkan console game di komputer.

6. GeeXboX










GeeXboX adalah sebuah distro Linux yang khusus dibuat untuk dipergunakan sebagai media center. Tidak perlu instalasi, cukup boot komputer dengan LiveCD Geexbox dan Anda sudah bisa mengubah komputer menjadi sebuah Home Theather.

And masih banyak lagi jika anda mau berburu danbelajar.. cheers

Copied from : http://www.pclinux3d.com/multimedia/menggunakan-linux-sebagai-media-center.html

Wednesday, July 29, 2009

First post directly from email

well as the subject sez.. yeahh.. this is my first blog posting directly for email application, and im using outlook. perhaps all blogger already knows about this features, so if you read this.. then you will know that im still newbie.

of course.. whos gonna read this.. there is no one visiting my blog.. hahahhaha.. lol

 

Monday, July 27, 2009

INDONESIA UNITE!

INDONESIA UNITE!

Untuk mendukung gerakan Indonesia Unite dan menjaga terus semangat kesatuan indonesia baik secara online maupun offline, kami membuatkan kaos yang bisa kalian pakai untuk menunjukkan bahwa kalian peduli dan juga mendukung gerakan ini!

Berikut adalah desainnya yang dibuat oleh @kapkap

desain1

Kami juga melayani pesanan kaos gerakan Indonesia Unite dengan desain sebagai berikut:

desain2

Untuk Sementara Pre-Order, #INDONESIA UNITE ditutup dulu. :)
Jika peminat masih banyak, Sesi Pre-order gelombang kedua akan dibuka.
buat yang belum menerima konfirmasi, ditunggu ya, ntar akan dibales. :)

Terima kasih! dan MAJU TERUS INDONESIA!

UKURAN KAOS :
Ukuran untuk cowo
smlxl

Ukuran untuk cewe
Ukuran Cewe

UPDATE:
Ada beberapa yang menanyakan apakah desain kedua datang dengan warna lain (hitam dan merah). Pada awalnya kami tidak berencana membuat yang selain putih, tapi bila permintaannya cukup banyak maka akan kami cetak juga. Cantumkan saja catatan di email bahwa inginnya warna merah atau hitam :)


Sumber : http://gantibaju.com/blog/indonesia-unite/

Why do people hate me?

You've met these people before, we all have, maybe you have even fallen victim to this kind of thought or vocalization yourself a time or two. Something doesn't go your way, you didn't get the result you wanted. People you care about leave you out or forget to include you in a particular event. It could be the negative feelings you get from your co-workers, the lack of response you get from your neighbors. You are passed over for a promotion, your friend gets all the guys or girls. The list goes on and on, it is endless.

Why do people hate me?

Is it because I'm black, I'm white, I'm a minority, I'm a woman, I'm short, I'm fat, I'm gay, I'm poor, I'm uneducated, I'm a single parent, I'm pretty, I'm ugly, I'm too old, I'm too young? This list goes on and on, and is endless as well.

The simple truth is people don't hate you, it is you who hates yourself. I hear people say "Oh, but you don't know my circumstances." I don't need to know your circumstances however grim, honest and factual they may be.

As the saying goes you get back what you give or you reap what you sow, this all amounts to the Law of Attraction. A happy, healthy, content mind cannot attract hate, it is a universal impossibility. So the question is not, Why do people hate me? But now becomes "Why do I hate myself."

The answer to this question doesn't require that you lie upon a couch and give a minute by minute dissertation on your life story or go on a quest for why your mother didn't love you enough. From this point forward you and only you are responsible for your life and how you feel about it's unfoldment. It does require that you do some inside "work" on yourself, on your mental attitude. How you see yourself is a direct reflection on who and what will show up in your life.

Let's try this simple exercise. Close your eyes and try to blank your mind for just a minute. Now think about someone you love very dearly, they mean a lot to you, remember the good times, the laughs, the hugs, the smiles, the talks. Now try to think "I absolutely hate this person," you wish them harm, never want to speak or be around them again. It's virtually impossible, probably makes you want to laugh at the mere thought. These two emotions cannot occupy the same space. A heart filled with love has no room for hate to seep in.

So now you say but these people treat my badly and I shouldn't have to take it. And you are right you don't have to take it. You can change your mental attitude and thereby the results that show up in your life. Start today, right now, do these 3 things:

1. Get clear about what you want, who you want to be in this world, what kind of life do you want. Write it out in as much detail as possible. Not just I want to be rich and happy, we all do. But what is your definition of rich and happy.

2. Make your statements of intention or affirmations. These are more or less summaries of step 1. For example: I am now surrounded by loving caring people or Everyone is always helpful and honest. Try to start with at least 20, use them daily.

3. Take time for yourself (quiet time, me time), believe in yourself, fill yourself up with good thoughts, love and kindness. Like an empty vase that you fill with water, once it is filled to the brim it will overflow and water will get on everything and go everywhere.

These three things will bring about pleasant changes. Negative people will disappear or move out of your life. You'll find that you spend less and less time around those who would hurt or belittle you. It won't matter what others are thinking because you will have enough love and kindness to give away.

So now the question is not even; Why do I hate myself? But how can I love more?

Thursday, July 09, 2009

Uang pecahan 2000 Rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia Kamis (9/7) secara resmi meluncurkan uang kertas baru pecahan Rp 2.000 tahun emisi 2009 sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

"Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar”, sebut Pjs. Gubernur Bank Indonesia, Miranda S. Goeltom, dalam siaran pers BI.

Uang pecahan baru tersebut bergambar Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan) dengan gambar bagian belakang Tarian Adat Dayak. Uang tersebut akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah mulai tanggal 10 Juli 2009. Peluncuran uang ini dilakukan di Banjarmasin hari ini.

"Pemilihan gambar pada uang tersebut mengacu kepada desain uang kertas sebelumnya yang bertemakan Pahlawan Nasional. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk turut serta melestarikan budaya bangsa," sebutnya.

Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet.

Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.

Selain itu, seperti pada saat mengeluarkan uang kertas baru pecahan Rp 100.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 2004, serta Rp 50.000 dan Rp 10.000 tahun emisi 2005, Bank Indonesia juga mengeluarkan Uncut Banknotes Rp 2.000 (uang khusus yang belum dipotong/uang bersambung) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang bersambung masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet dan 50 bilyet.

Sebagai benda koleksi, Uncut Banknotes ini lazim dikeluarkan di berbagai negara sebagai penerbitan uang khusus.


Sumber : Kompas

Powered By Blogger